Minggu, 31 Juli 2011

2011 basketball shoes!!!!

What do u think 'bout this shoes?

nike zoom hyperdunk 2011

and also his brother

nike zoom hyperfuse 2011 (googleimages)

     OMG, those shoes are so crazy. I really want those shoes! Anybody can help me, eh? Hyperdunk and Hyperfuse... New shoes for 2011. Although the new NBA season isn't started yet, the Nike 've already release that shoes. Stay quick or stay home! -Hyperfuse 2011 motto

     But, I think this shoe is crazier than that things... 

     adidas adizero crazy light (googleimages)

     Crazy light! Yeah! Adidas says that it's lighter than air! (but I don't believe that). This is the lightest basketball shoes ever! They choose D Rose as their ambassador but D Rose only use this "crazy" shoe in few playoff games (because of ankle injury). I think this is the real 'crazy' shoe because of their crazy price! In Indonesia, if I not mistaken, the price is about Rp. 1.600.000 or $160 (I can buy 2 pairs of nike zoom kevin durant 3 with that money...)

     Ok now, I'm still waiting for the money.. T.T

Kamis, 21 Juli 2011

NBA FINALS 2011

     NBA finals 2011 mempertemukan dua tim besar di NBA yang sebelumnya telah berhasil merengkuh tahta juara di masing-masing conference (weastern & eastern). Wakil dari Western Conference adalah Dallas Mavericks dan wakil dari Eastern Conference adalah Miami Heat.

Dallas Mavericks (googleimages)

Miami Heat (googleimages)

     Final kali ini merupakan ajang balas dendam bagi Dallas Mavericks setelah sebelumnya pada 2006 mereka harus takluk di tangan Miami Heat. Kekalahan itu membuat mereka melepaskan kesempatan mereka untuk menggapai trofi NBA untuk yang pertama kalinya dalam sejarah franchise Dallas Mavericks. 5 tahun berselang, dengan susunan pemain yang hampir berubah 100%, Mavs dan Heat kembali bertemu di final setelah sebelumnya mereka berhasil mengandaskan perlawanan musuh di babak playoff.
     Miami Heat dengan "big three" nya (LeBron James, Dwyane Wade, Chris Bosh) dihadapkan dengan tantangan besar: menjadi juara NBA. Perjalanan merekat tidak semulus yang mereka bayangkan. Di babak reguler, mereka harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan posisi ke 2 di Eastern Conference. Orang-orang mulai meragukan kekuatan mereka karena Heat masih tertinggal dibawah Chicago Bulls yang dimotori oleh sang MVP, Derrick Rose.
     Sementara bagi Dallas Mavericks (Mavs), mereka bukanlah tim yang diunggulkan untuk mencapai finals NBA 2011. Bermodalkan pemain veteran sekaliber Dirk Nowitzki, Jason Kidd dan beberapa pemain "average" seperti Jason Terry, Tyson Chandler, Shawn Marion, dan J.J Barea, mereka berhasil membungkam publik melalui permainan yang impresif di babak playoff. Walaupun mereka hanya menempati peringkat 4 di Western Conference, mereka bisa menghabisi sang juara bertahan LA Lakers di babak playoff dan menyingkirkan Portland Trailblazers serta Oklahoma City Thunder di final conference.

Watch the mini movie here....

     Sekali lagi, Dallas Mavericks menunjukkan bahwa mereka adalah "the real team". Mavs tahu kapan mereka harus bermain secara tim dan secara individu. Berkat kesolidan dan rasa saling percaya antar pemainlah yang membuat mereka berhasil merengkuh titel juara NBA 2011. Dan hasil itu ditambah dengan keberhasilan Dirk Nowitzki untuk merebut MVP untuk pertandingan final NBA 2011.

2011 NBA champions! (googleimages)

     Sebaliknya bagi Miami Heat, ini adalah sebuah pelajaran penting yang harus mereka ingat untuk sukses di musim depan. Nama besar pemain bukanlah suatu jaminan untuk memperoleh kesuksesan. Di Miami Heat, justru ego para pemainlah yang menghancurkan mereka sendiri. Heat bermain seolah tanpa pola. Mereka seperti lebih terfokus ke dua figur sentral Heat: LeBron James & Dwyane Wade. Harus diakui bahwa mereka adalah tim yang fantastis. Mereka bisa melakukan apapun untuk mencapai kemenangan. Materi pemain yang lengkap juga mendukung mereka. Hanya karena ego, mereka hancur... Di pertandingan final, tak seharusnya itu terjadi. Mereka harus berjuang sebagai tim untuk mencapai satu tujuan tetapi itu tidak terjadi pada Miami Heat...

Dwyane Wade after Game 6 (googleimages)

Congrats for Dallas Mavericks, NBA 2011 Champion!

Selasa, 19 Juli 2011

Sepatu Basket

     Setiap jenis olahraga pasti mempunyai peralatan-peralatan yang berguna untuk mendukung aktivitas yang akan kita lakukan di dalam olahraga tersebut. Sama halnya dengan basket, basket juga mempunyai beberapa peralatan yang kita butuhkan untuk bermain basket. Salah satu peralatan yang sangat penting adalah sepatu basket.

reebok ATR pump (googleimages)

     Sepatu basket merupakan salah satu elemen penting dalam permainan basket. Dalam sebuah pertandingan/latihan, pemain akan lebih mudah dalam melakukan gerakan-gerakan basket yang
membutuhkan kecepatan, kemampuan untuk berputar, berhenti secara mendadak, dan lain-lain. Sol dari sepatu basket sendiri lebih kuat dari sepatu biasa sehingga memungkinkan pemain untuk melakukan gerakan-gerakan yang ada di basket tanpa takut terpeleset.
     Mengapa kebanyakan sepatu basket bermodel hi-top? Hal itu ditujukan untuk melindungi bagian ankle dari pemain basket. Cidera ankle merupakan salah satu cidera yang paling sering dialami oleh pemain karena mereka salah mendarat setelah melakukan lompatan sehingga menyebabkan ankle mereka tertekuk dan paing parahnya bisa membuat ankle patah. Maka diharapkan dengan bentuk sepatu basket yang mempunyai pelindung ankle bisa mengurangi dampak cidera tersebut.
     Namun kini mulai bermunculan sepatu basket dengan tipe low cut karena menurut beberapa pengguna, sepatu dengan model low cut lebih terlihat stylish dan lebih ringan. Pemain yang berposisi di point guard/shooting guard biasa menggunakan sepatu jenis ini karena mereka bisa menggunakan kecepatan mereka lebih maksimal. Contohnya adalah seperti berikut:

nike zoom kobe VI (googleimages)

     Harga sepatu sangat bervariasi. Mulai dariRp. 200.000 - Rp. 2.000.000. Harga dipengaruhi dari bahan, teknologi serta "gengsi" yang terdapat di sepatu tersebut. Yang dimaksud dengan "gengsi" disini adalah karena dipengaruhi oleh merk dari sepatu tersebut dan keeksklusifannya. Misalnya sepatu limited edition yang digunakan oleh pemain basket terkenal (Michael Jordan, LeBron James, Kobe bryant, dll) akan berharga lebih mahal. Sebaliknya, sepatu yang diproduksi oleh merk yang kurang terkenal biasanya harganya relatif murah.